Upaya Meningkatkan Pemahaman Siswa Kelas III SDN Pakualam 01 Pada Pelajaran Pendidikan Kewarganegaraan Materi Sikap Mentaati Tata Tertib Sekolah Melalui Metode Bermain Peran Tahun Pelajaran 2020/2021
Abstract
Latar belakang penelitian ini berangkat dari kurang aktifnya siswa dalam mengikuti pelajaran yang diberikan oleh guru, karena guru hanya menggunakan metode yang sama dalam setiap kegiatan belajar mengajar, tidak menggunakan media pembelajaran dan selalu menggunakan cara mengajar yang monoton sehingga membuat siswa jenuh, hilangnya komunikasi antar siswa dengan guru, siswa dengan siswa dan semua kegiatan terpusat pada guru. Hal tersebut membuat rendahnya hasil belajar siswa dan masih jauh dari Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM) sebesar 75 khususnya pada mata pelajaran PKn materi sikap mentaati tata tertib di sekolah. Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang bertujuan untuk mengetahui hasil belajar PKN materi sikap mentaati tata tertib di sekolah melalui metode bermain peran pada siswa kelas III SDN Pakualam 01 Tahun Pelajaran 2020/2021. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendiskripsikan aktivitas guru dan siswa, peningkatan hasil belajar siswa serta respon siswa dalam penerapan metode pembelajaran bermain peran. Pada hasil belajar siswa mengalami peningkatan dari siklus I hingga siklus II dalam materi mentaati tata tertib di lingkungan sekolah. Pada siklus I diperoleh ketuntasan kemampuan siswa sebesar 40,90%. Setelah guru menggunakan metode bermain peran, pada siklus II ketuntasan kemampuan siswa meningkat menjadi 90,91%. Dengan demikian penggunaan metode pembelajaran bermain peran dapat menjadikan siswa aktif dan semangat dalam belajar dan dapat meningkatkan hasil belajar siswa.
References
2. Bachtiar Hasan, Perencanaan Pengqjaran, (Bandung : Pustaka Ramadhan, 2003)
3. Conny Semiawan, Pendekatan Keterampilan Proses, (Jakarta: Gramedia, 2002)
4. Depdiknas, Materi Latihan Kerja Guru PPKn, (Jakarta : Dirjen Pendidikan Dasar dan Menengah, 1998)
5. M. Daryono, Pengantar Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan, (Jakarta : Rineka Cipta, 1998)
6. M. Daryono, Pengantar PPKn, (Jakarta : Rineka Cipta, 1998)
7. M. Thaha Usman, Bagaimana Menegakkan Disiplin Nasional, (Jakarta: Lemhanas, 1999)
8. Mar’at. Sikap Manusia serta Pengukurannya, (Jakarta: Ghalia Indonesia 1999)
9. Muhibbin Syab, Psikologi Pendidikan, (Bandung : Remaja Rosdakarya, 1999)
10. Nana Sudjana, Dasar-Dasar Proses Belajar Mengajar, (Bandung : Sinar Bam, 2006)
11. R. Ibrahim dan Nana Syaodih S., Perencanaan Pengajaran, (Jakarta : Rineka Cipta, 2003),
12. S. Hamid Hasan, Pendidikan Ilmu Sosial, (Jakarta : Depdikbud Dirjen Dikti, 1997)
13. Sarlito Wirawan, Masalah-Masalah Kemasyarakatan, (Jakarta : Sinar Harapan, 1999)
14. Sarlito Wirawan, Psikologi Pendidikan, (Bandung: Remaja Rosda Karya, 2000)
15. Soekarto, Administrasi Pendidikan, (Malang : KIP Malang, 1991)
16. Soeprapto, Penanaman Sikap Disiplin pada Anak, (Surabaya : SIC, 1999)
17. Soerjono Soekanto, Sosiolog Suatu Pengantar, (Jakarta : PT. Raja Grafindo Persada. 2005)
18. Sumadi Suryabrata, Makalah Gerakan Disiplin Nasional, (Jakarta : Tanpa penerbit, 1998)
19. Syaiful Bachri Djamarah, Strategi Belajar Mengajar, (Jakarta: Rineka Cipta, 2002)
20. Tim Penyusun, Kamus Besar Bahasa Indonesia, (Jakarta : Balai Pustaka, 2000)
21. W.J.S Purwadarminta, Kamus Umum Bahasa Indonesia, (Jakarta : Balai Pustaka, 1996)
22. Wina Sanjaya, Strategi Pembelajaran, (Jakarta : Kencana, 2006)
Copyright (c) 2021 Educatif Journal of Education Research

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.